Wisuda Angkatan XI, Akbid Cendrawasih Telorkan 64 Alumni

Wisuda Angkatan XI, Akbid Cendrawasih Telorkan 64 Alumni

Wakil Gubernur Sulteng, Rusli Dg. Palabbi didampingi Kepala Lembaga Layanan Dikti Wilyah IX Sulawesi, Prof. Jasrudin menyerahkan penghargaan kepada empat mahasiswi lulusan terbaik Akbid Cendrawasih.

Palu - Sebanyak 64 mahasiswi Akademi Kebidanan (Akbid) Palu Yayasan Pendidikan Cendrawasih dikukuhkan pada wisuda angkatan XI, di salah satu hotel di Kota Palu, Sabtu (31/08) pekan lalu.

Kegiatan itu dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Sulteng, Rusli Dg Palabbi, unsur Forkompinda Sulteng, Kepala Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, Ketua Yayasan Pendidikan Cendrawasih, Direktur Akademi Kebidanan Palu, para pendidik dan orang tua wisudawati.

Wagub Sulteng, Rusli Dg. Palabbi mengungkapkan, kebutuhan dasar manusia dalam peningkatan usia harapan hidup, masih perlu perhatian yang lebih serius, karena angka kematian anak serta status kurang gizi pada anak dan masyarakat masih meningkat.

Olehnya, kata Wagub, peran bidan sangat dibutuhkan keberadaannya sebagai ujung tombak dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Dia berharap kepada para wisudawati agar menjadi seorang bidan yang siap ditempatkan di mana saja, yang membutuhkan pertolongan dalam hal persalinan dan pendampingan kesehatan bagi ibu dan anak.

“Karena itu kalian harus terus belajar menimba ilmu dan pengalaman untuk lebih melengkapi keahlian seorang bidan, khususnya di bidang pelayanan kesehatan ibu dan anak. Karena bidan merupakan profesi yang mulia dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat, sebab sangat erat kaitannya dalam memberi dukungan dan asuhan selama siklus kehidupan perempuan,” katanya.

Wagub juga berpesan kepada para lulusan agar melakukan tugas yang mulia itu dengan selalu peduli dan penuhi kasih sayang.


Wisudawati angkatan XI Akademi Kebidanan Palu Yayasan Pendidikan Cendrawasih (FOTO : MAL/YAMIN)
Di kesempatan yang sama, Kelapa Lembaga Layanan Dikti, Wilyah IX Sulawesi, Prof. Jasrudin meminta kepada Gubernur dan DPRD Sulteng untuk mendorong kemajuan perguruan tinggi swasta di Sulteng melalui Perda.

Dalam laporannya, Wadir Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Akbid Cendrawasih, Vira Pratiwi, menyampaikan, sampai saat ini Akbid Cendrawasih telah menerima XV angkataan dengan jumlah mahasiswa sebanyak 170 orang dan alumni sebanyak 1399 orang.

Dari jumlah alumni itu, sekitar 96 persen telah bekerja sesuai dengan bidang keahliannya dan 4 persen di antaranya pada bidang diluar keahliannya. Mereka tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sulteng dan beberapa kota di Indonesia serta luar negeri.

Kata dia, Akbid Cendrawasih Palu melakukan peningkatan jejaring kerja sama, terutama dalam pengembangan akademik mahasiswa melalui proses pembelajaran maupun tenaga akademik dalam hal pengembangan karier.

“Dalam konteks situasi pendidikan, Akbid ini menjalin kerjasama dengan lembaga kesehatan seperti Dinas Kesehatan, BKKBN, Palang Merah Indonesia, rumah sakit pemerintah maupun swasta, rumah sakit/ klinik bersalin, praktik mandiri bidan dan Puskesmas,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, kerja sama juga dijalin dengan non kesehatan, di antaranya Organisasi Profesi Bidan (IBI), Bank Mandiri, Perpustakaan Daerah, BNN, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPIA).

“Jumlah kerja sama yang dijalin, baik dengan instansi atau lembaga kesehatan dan non kesehatan sebanyak 44,” tuturnya.

Di kesempatan itu, pihak Yayasan Cendrawasih memberikan penghargaan kepada empat mahaisswi terbaik, yakni Rajma dengan IPK 3,94, disusul Mirda dengan IPK 3,90, Siti Ayisah Handayani dengan IPK 3,85 dan Aridzka dengan IPK 3,85.

©DPMPTSP

Berita Terkait